HUT ke-66 Bulukumba, Andi Saiful Ajak Refleksi: Pembangunan Harus Berakar pada Nilai Lokal

SimakMedia.Com, Bulukumba, – Sebagai aktivis sosial kemasyarakatan, Andi Saiful memandang hari jadi ke-66 Kabupaten Bulukumba bukan sekadar penanda usia, melainkan momentum refleksi kolektif: sejauh mana pembangunan benar-benar berakar pada karakter lokal dan bergerak menuju keberlanjutan yang adil.

Di matanya, tema “Pembangunan Berkarakter dan Berkelanjutan” menemukan maknanya ketika nilai-nilai kearifan lokal Bulukumba—sipakatau, sipakainge, sipakalebbi—tidak hanya dipajang sebagai slogan, tetapi hidup dalam kebijakan dan praktik sehari-hari. Karakter pembangunan, kata Andi Saiful, harus tercermin pada keberpihakan terhadap manusia: nelayan, petani, perempuan, pemuda, dan kelompok rentan yang selama ini menjadi denyut nadi daerah. Pembangunan yang berkarakter berarti menghadirkan keadilan sosial, membuka ruang partisipasi, dan menegakkan etika publik.

Sementara itu, keberlanjutan bagi Andi saiful bukan jargon hijau yang berhenti di seremoni. Ia adalah komitmen lintas generasi. Bulukumba—dengan lautnya, hutan, dan tradisi perahu Pinisi—menyimpan pelajaran bahwa alam bukan objek eksploitasi, melainkan mitra kehidupan. Pembangunan yang berkelanjutan, menurutnya, menuntut perencanaan yang berpihak pada daya dukung lingkungan, pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab, serta ekonomi lokal yang tangguh dan inklusif.

Di usia bulukumba yang ke-66 ini, Andi Saiful menakar capaian dan pekerjaan rumah dengan jujur. Ia mengapresiasi langkah-langkah yang mulai menguatkan pelayanan publik dan infrastruktur dasar, namun sekaligus mengingatkan agar pertumbuhan tidak meninggalkan siapa pun. “Kemajuan sejati,” pikirnya, “diukur dari seberapa banyak warga yang ikut merasakan manfaatnya, dan seberapa sedikit kerusakan yang kita wariskan.”

Hari jadi Bulukumba, bagi Andi Saiful, adalah ajakan untuk merawat arah. Meneguhkan karakter, memastikan keberlanjutan, dan menjadikan pembangunan sebagai jalan bersama—bukan tujuan segelintir. Sebab Bulukumba yang kuat adalah Bulukumba yang manusiawi, berakar pada nilai, dan bertanggung jawab pada masa depan.

Penulis : Edi Aswar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *