“Tali Sejarah Terhubung Kembali: Ziarah Ormas Borisallo Deppasawi Jadikan Makam Karaeng Borisallo Sebuah Monumen Bakti”

SimakMedia.Com, Makassar 30 November 2025 – Di tengah bumi Celebes yang kaya akan warisan kerajaan, sebuah perjalanan yang melampaui sekadar proyek fisik telah terwujud. Ormas Borisallo Deppasawi Indonesia menggelar ziarah batin yang mengikat jiwa, berkumpul bukan hanya untuk memperbaiki makam leluhur Karaeng Borisallo Daeng Pasawi, tetapi juga untuk menyambung tali sejarah yang tak terputus.

Semua dimulai dari panggilan yang terdengar dari dalam hati setiap anggota. Mereka bersatu dengan visi yang solid, memperkuat ikatan persaudaraan dan rasa tanggung jawab yang mendalam terhadap warisan yang diturunkan leluhur. Proses perbaikan itu sendiri bertransformasi menjadi ritual kolektif—gotong royong yang menyimpan jejak masa lalu, dengan material yang dipilih cermat untuk memperkokoh struktur makam sebagai tanda keabadian.

Setiap gerakan membersihkan, setiap batu yang dipasang, adalah wujud cinta dan penghormatan yang tulus kepada sang Karaeng. Setelah perjuangan yang penuh dedikasi, makam kini berdiri kokoh dan indah—bukan hanya tempat peristirahatan terakhir, melainkan monumen bakti anak cucu yang tak terlupakan.

“Ziarah ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan momentum kontemplatif untuk membangkitkan semangat Karaeng Borisallo Daeng Pasawi kepada kita semua di tanah Celebes,” ungkap Ketua Ormas, Idham.

Beliau yang juga simbol ketangguhan, kearifan, dan kecintaan kepada rakyat, telah meninggalkan warisan yang abadi. “Kita adalah anak cucu yang lahir dari rahim kebudayaan yang luhur, semangat yang tinggi, dan keadaban yang kuat,” tegas Idham.

Ziarah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah hari ini adalah kelanjutan dari pondasi yang diletakkan oleh para raja dan perintis terdahulu. Dengan mengenang dan menghormati mereka, masyarakat diharapkan semakin sadar akan tanggung jawab sejarahnya. “Tradisi menjadi inspirasi, dan inspirasi menjadi aksi nyata untuk menjaga warisan, memajukan kebudayaan, serta membangun daerah yang lebih unggul dan bermartabat,” tutupnya.

Penulis : Edi Aswar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *