SimakMedia.Com, Bulukumba, 31 Oktober 2025 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), inisiatif unggulan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terus menjadi sorotan di Kabupaten Bulukumba. Aktivis lokal Andi Saiful menyerukan agar program ini diperluas secara merata ke seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil seperti Pulau Liukang, yang sering terabaikan karena akses transportasi yang sulit.
“Saya sangat mengapresiasi program MBG karena dampak positifnya sudah terlihat jelas pada siswa-siswi. Gizi yang lebih baik berarti konsentrasi belajar meningkat, kesehatan terjaga, dan masa depan generasi muda lebih cerah,” ujar Andi Saiful saat ditemui disebuah warkop Bulukumba. “Berharap sekali program ini merata ke semua kecamatan dan desa, termasuk Pulau Liukang. Wilayah seperti itu butuh perhatian ekstra agar anak-anaknya tak tertinggal.”
Andi saiful menekankan bahwa MBG harus bebas dari campur tangan politik atau isu lain. “Ini murni program nasional, bukan inisiatif kabupaten. Kita jangan biarkan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Sebaliknya, semua pihak harus dukung bareng—pemerintah, masyarakat, dan penyedia jasa,” tambahnya.
Di Bulukumba, program MBG telah berjalan sejak Januari 2025 . Saat ini, MBG menjangkau ribuan siswa siswi di sekolah-sekolah . DPRD setempat, termasuk Wakil Ketua Syahruni Haris , aktif memantau agar menu memenuhi standar gizi, seperti protein, sayur, dan buah segar.
Namun, Andi Saiful juga realistis soal tantangan di lapangan. “Ada temuan makanan basi atau kurang higienis di beberapa sekolah, seperti yang dilaporkan akhir September 2025. Ini wajar di awal implementasi, tapi jangan dibiarkan. Kalau penyedia jasa berbuat salah sedikit, mari kita sikapi positif: cari solusi bareng, edukasi mereka soal standar kebersihan, dan libatkan TNI-Polri untuk pengawasan. Intinya, saling support agar program ini sukses,” katanya.
Target nasional MBG ambisius: capai 100% cakupan untuk 83 juta penerima siswa akhir 2025, dengan anggaran Rp300 triliun. Di Sulawesi Selatan, program ini tak hanya tingkatkan gizi tapi juga gerakkan ekonomi lokal—penyedia UMKM dan petani lokal diserap sebagai mitra.
Dukungan Andi Saiful diharapkan menginspirasi warga Bulukumba, khususnya di Pulau Liukang, untuk aktif ikut serta. “Ini investasi untuk generasi emas Indonesia 2045. Mari kita pastikan tak ada satu pun anak yang kelaparan di sekolah,” tutupnya.
