SimakMedia.Com, Makassar, 21 Oktober 2025– Sengketa lahan antara PT. GMTD dan PT. Kalla Group di kawasan Tanjung Bunga, tepat di depan Trans Studio Makassar, memanas pada tanggal 20 Oktober 2025. Ketua Umum Laskar The Iwan, Iwan Bongkar, turun langsung ke lokasi untuk memimpin massa dan meredam potensi konflik yang lebih besar.
Kehadiran Iwan Bongkar dilatarbelakangi oleh bentrokan yang terjadi pada malam sebelumnya, tanggal 19 Oktober 2025, antara kedua kubu. Bentrokan tersebut melibatkan penggunaan senjata tajam dan mengakibatkan satu unit sepeda motor milik massa GMTD dibakar oleh massa Kalla Group. Meskipun demikian, tidak ada korban luka berat dalam insiden tersebut.
“Saya hadir di sini untuk memastikan agar potensi konflik bisa diminimalisir. Bagaimanapun, massa dari Kalla Group adalah saudara kita semua. Jangan sampai ada korban atau hubungan yang rusak akibat konflik ini,” ujar Iwan Bongkar saat dikonfirmasi di lokasi kejadian. Ia menambahkan, “Dalam konflik ini kita memang berbeda, tapi di lokasi lain kita tetap satu.”
Sekretaris Umum Laskar The Iwan, Edy Aswar, juga menyampaikan pernyataan kepada pihak kepolisian yang bertugas mengamankan lokasi. Ia menekankan pentingnya netralitas kepolisian dalam menangani sengketa ini. “Kami meminta agar kepolisian tidak terpengaruh oleh tekanan politik dan bersikap adil. Jika lahan ini memang dalam sengketa, seharusnya polisi memasang garis polisi agar tidak ada aktivitas apapun,” tegas Edy Aswar.
Lebih lanjut, Edy Aswar menambahkan bahwa jika lahan tersebut tidak dalam sengketa atau proses peradilan, kepolisian harus segera menghentikan aktivitas yang dilakukan oleh Kalla Group. “Jika tidak ada dasar hukum yang jelas, aktivitas Kalla Group di lokasi tersebut bisa dianggap sebagai penyerobotan lahan,” pungkasnya.
Situasi di lokasi saat ini terpantau relatif kondusif dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Diharapkan, dengan mediasi dari berbagai pihak, sengketa lahan ini dapat segera diselesaikan secara damai dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Penulis : Andi Saiful
