SimakMedia.Com, Bone, Sulawesi Selatan — Lapangan Merdeka Watampone berubah menjadi lautan manusia pada Rabu pagi (7/1/2026). Sejak pukul 06.00 WITA, puluhan ribu peserta dari berbagai latar belakang tumpah ruah mengikuti Gerak Jalan Kerukunan dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kegiatan akbar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini secara resmi dilepas Menteri Agama RI Prof. KH Nasaruddin Umar, didampingi Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, di Lapangan Merdeka Watampone.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran beragam kontingen daerah. Perhatian publik tertuju pada kontingen asal Kabupaten Bulukumba yang tampil ikonik, memadukan busana khas dengan filosofi budaya lokal, mencerminkan semangat keberagaman dan persatuan.
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Menag RI yang didampingi istri, Helmi Halimatul Udhma Nasaruddin Umar, bersama Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., serta Ketua TP PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam A. Asman. Turut hadir Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., beserta Wakil Ketua TP PKK Hj. Maya Damayanti A. Akmal, Kepala Kanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, unsur Forkopimda Bone, pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta tokoh lintas agama.
Gerak Jalan Kerukunan ini dirangkaikan dengan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) HAB ke-80, serta berbagai agenda sosial, seperti donor darah dan penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di Pulau Sumatra.
Panitia mencatat 35.559 peserta ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari ASN Kementerian Agama se-Sulawesi Selatan, peserta didik madrasah, santri pondok pesantren, hingga masyarakat umum dari 24 kabupaten/kota. Seluruh peserta menempuh rute dengan titik start dan finis di Lapangan Merdeka Watampone.
Dalam sambutannya, Menag RI Prof. KH Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Ia menyebut Indeks Kerukunan Umat Beragama Indonesia saat ini berada pada level tertinggi sejak kemerdekaan.
“Kerukunan hari ini adalah yang terbaik sepanjang sejarah Indonesia berdasarkan survei nasional. Ini harus kita jaga bersama. Kementerian Agama wajib menjadi garda terdepan dalam merawat harmoni bangsa,” tegas Menag.
Ia menambahkan, peringatan Hari Amal Bakti bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman.
“HAB ke-80 ini bukan hanya ramai, tetapi penuh makna. Semua berbaur tanpa melihat latar belakang agama. Inilah wajah Indonesia yang sejati,” ujarnya.
Pelaksanaan HAB ke-80 di Bone turut melibatkan tokoh lintas agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, bersama tokoh adat, perempuan, pemuda, ASN Kemenag, dan masyarakat umum.
“Ini bukan sekadar jalan santai, melainkan simbol persaudaraan. Ribuan orang datang dari berbagai daerah, berbaur, dan saling menyapa dalam satu semangat kebangsaan,” kata Menag.
Sebagai simbol usia Kementerian Agama yang genap 80 tahun, panitia menerbangkan 80 balon ke udara sebelum peserta dilepas menyusuri rute kegiatan.
Selain Gerak Jalan Kerukunan, rangkaian HAB ke-80 Kemenag Sulawesi Selatan juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, di antaranya bakti sosial bagi fakir miskin, penyandang disabilitas dan warga prasejahtera, ziarah makam pahlawan, penggalangan donasi untuk korban bencana di Aceh dan Sumatra Barat, Zikir dan Doa Kebangsaan di Masjid Agung Bone, serta rapat kerja dan temu lintas agama di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung.
Menag RI juga menilai pelaksanaan HAB ke-80 memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Kabupaten Bone.
“Jika sekitar 50 ribu orang hadir dan masing-masing membelanjakan Rp500 ribu, maka puluhan miliar rupiah akan berputar di Bone. Ini menjadi berkah nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bone sebagai tuan rumah pelaksanaan HAB Kementerian Agama tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Hari ini Bone mencatat sejarah. Antusiasme masyarakat luar biasa. Kehadiran Menteri Agama RI menjadi kehormatan sekaligus berkah bagi daerah kami,” ujarnya.
Ia berharap momentum HAB ke-80 ini semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan dan memperkokoh kerukunan umat.
Penulis : Edi Aswar
